Kemenhub RI Prediksi Puncak Mudik Terjadi 17-18 Maret 2026
Kementerian Perhubungan RI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 17-18 Maret 2026. Hal ini diprakirakan terjadi karena momen lebaran akan beriringan dengan perayaan Nyepi.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan, pihaknya akan memulai posko lebaran pada 13 β 29 Maret 2026. Posko ini disiapkan untuk memastikan angkutan mudik dapat berjalan lancar.
Dudy menuturkan, pada mudik Lebaran 2026 ini diprediksi akan ada 143,7 orang melakukan perjalanan. Jumlah tersebut menurun 1,75 persen dibandingkan 2025.
Di Jatim, ia menyebut Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi jadi atensi karena berbatasan langsung dengan Bali. Nantinya, pada saat Nyepi, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk akan ditutup. Β
βKita akan informasikan kepada masyarakat bahwa kapal tersebut, pelabuhan untuk sementara ditutup, sehingga masyarakat bisa mengatur jadwal perjalanannya mereka," kata Dudy usai Rakor Kesiapan Arus Mudik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 20 Februari 2026.
Karena itu, diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan pada periode 17-18 Maret 2026 sebagai puncak arus mudik. "Oleh karena itu, titik-titik seperti tadi penyeberangan, kami akan melakukan pemetaan untuk menambah kapal dan sebagainya," ujarnya.
Selain di pelabuhan, Dudy menyebut jalan tol hingga tempat wisata juga jadi perhatian khusus karena seperti sebelumnya diprediksi masih banyak warga yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga, upaya pengaturan lalu lintas sudah disiapkan oleh Korlantas Polri.
Kemenhub juga bakal mengatur soal pembatasan angkutan barang selama posko mudik lebaran. Pembatasan dilakukan terhadap kendaraan dengan kategori sumbu tiga ke atas untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Β
"Tidak melarang, tapi kami membatasi, jadi para pengusaha dapat menggunakan antisipasi kendaraan yang di bawah sumbu tiga," pungkasnya.
Advertisement