KONI Kabupaten Kediri Dorong Mini Soccer sebagai Cabor Porprov Jatim 2027
Inzia Kediri sukses menggelar perhelatan kejuaraan turnamen olahraga sepak bola mini soccer. Pada partai puncak di final FC Dhaha tampil sebagai juara 1 setelah berhasil mengalahkan tim RSUD Gambiran 2-0.
Turnamen yang digelar di lapangan sepak bola IMS Kediri di Jalan Airlangga Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri itu berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 3-5 April 2026.
Dalam laga puncak sekaligus penutup turnamen tersebut turut hadir Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf David Nur Hardinsyah serta Owner Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan.
"Alhamdulillah, kegiatan turnamen hari ini berjalan lancar dengan 32 tim peserta. Ini merupakan terobosan baru yang nantinya bisa mengembangkan persepakbolaan, terutama di kancah mini soccer wilayah Kabupaten Kediri," terang Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata Minggu 5 April 2026 malam
Menurutnya olahragah sepak bola mini soccer kini tengah naik daun dan mulai menjamur di wilayah Kabupaten Kediri. Hal ini ditandai dengan dibukanya berbagai fasilitas lapangan baru serta gelaran turnamen yang melibatkan puluhan tim lokal, sebagai upaya memperkuat fondasi sepak bola di kancah regional.
Kehadiran lapangan Mini Soccer Inzia di Kediri menjadi bukti nyata antusiasme tersebut. Dalam turnamen terbaru, sebanyak 32 tim turut berpartisipasi, yang dinilai sebagai terobosan positif bagi perkembangan olahraga prestasi di Kabupaten Kediri.
Masih kata Hakim meski pun baru, cabang olahraga ini telah mendapatkan legitimasi resmi. Organisasi KSMI (Komite Sepak Bola Mini Indonesia) Kabupaten Kediri kini telah terbentuk dan resmi masuk dalam keanggotaan KONI. Target besarnya adalah membawa mini soccer sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov 2027 mendatang.
Saat ini, fokus utama pengurus KONI Kabupaten Kediri adalah melakukan penjaringan atlet. Mengingat kepengurusan yang masih baru, seleksi ketat akan segera dilakukan untuk mencari bibit-bibit terbaik yang bisa membanggakan nama daerah di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
Hakim menilai perkembangan atlet tentu tidak lepas dari ketersediaan fasilitas. Saat ini, tercatat sudah ada sekitar tiga titik lapangan mini soccer di wilayah Kabupaten Kediri yang siap mendukung pembinaan pemain.
"Dengan banyaknya lapangan, otomatis fasilitas olahraga khususnya sepak bola mini akan mendukung perkembangan atlet yang ada di Kediri dan sekitarnya," jelasnya.
Penambahan cabang olahraga (cabor) baru di bawah naungan KONI Kabupaten Kediri ini merupakan strategi untuk mewadahi tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga. Melalui pembinaan yang terstruktur dan banyaknya event pertandingan, diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang mampu menyumbangkan prestasi dan menambah pundi-pundi medali bagi Kabupaten Kediri.
Sementara itu pihak penyelenggara turnamen Inzia Mini Soccer juga memberikan apresiasi kepada para peserta turnamen berupa uang pembinaan dan trofi, termasuk penghargaan bagi pencetak gol terbanyak (top skor) sebagai bentuk motivasi bagi para pemain muda.
"Turnamen ini bukan sekedar soal menang mau pun kalah, tetapi juga tentang sportivitas serta wadah penjaringan pemain berbakat lokal," harap owner Inzia Mini Soccer Saifurrahman Nur Hasan.
Advertisement