Permintaan Tinggi Selama Maulid Nabi Muhammad, Suplai Telur Banyuwangi Aman Bahkan Surplus
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membuat permintaan telur di Banyuwangi meningkat. Namun tingginya permintaan telur ini tetap tercukup dari produksi telur di Banyuwangi. Sebab, produksi telur Banyuwangi masih surplus puluhan ton tiap bulannya.
Permintaan telur memang selalu meningkat tajam di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebab, di Banyuwangi ada tradisi Endhog-endhogan yang dilakukan dalam rangkaian peringatan hari lahirnya Rasulullah.
Dalam tradisi yang sudah digelar secara turun-temurun ini, masyarakat Banyuwangi menggelar pawai ribuan telur yang sudah dihias. Telur-telur tersebut ditempatkan pada Jodhang, yakni batang pisang yang telah dihias sedemikian rupa sehingga tampak meriah dan menarik.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, mengatakan, suplai telur di Banyuwangi selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini aman. Berapapun kebutuhan dari masyarakat Banyuwangi.
βProduksi telur kita mencapai 820,76 ton per bulan,β jelasnya, Senin, 8 September 2025.
Dengan jumlah penduduk Banyuwangi yang mencapai 1,7 juta jiwa, kebutuhan telur masyarakat mencapai sekitar 778,72 ton per bulan. Dengan demikian, Banyuwangi masih mengalami surplus produksi telur sebesar 42,04 ton per bulan.
βMaka kebutuhan pangan warga selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW Insya Allah tercukupi,β tegasnya.
Kepala Bidang Budi Daya dan Usaha Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Abdul Rozak, menambahkan, jumlah populasi ayam petelur di Banyuwangi saat ini mencapai 1.390.710 ekor. Sentra ayam petelur di Banyuwangi tersebar di Kecamatan Blimbingsari, Srono, Wongsorejo, Gambiran, Kalibaru, Songgon, dan Bangorejo.
Produksi telur di Banyuwangi, kata Dia, rata-rata mencapai 27,36 ton per hari atau setara dengan sekitar 456 ribu butir telur. Dalam sebulan produksi telur mencapai 820,76 ton atau setara sekitar 13,68 juta butir telur per bulan
Keberadaan sentra peternakan telur ini membuat distribusi telur lebih mudah dan cepat memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk saat terjadi lonjakan permintaan pada momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dijelaskannya, seiring dengan naiknya permintaan, harga telur ayam ras juga meningkat. Saat ini harga telur ayam ras di pasaran berkisar di harga Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram.
βKenaikan harga ini merupakan hal yang wajar di momen hari besar keagamaan, seperti Maulid Nabi. Namun, ketersediaan telur di Banyuwangi tetap terjamin, baik untuk kebutuhan harian maupun saat permintaan naik pada momentum ini,β pungkasnya.
Advertisement