Pertama Kali, Lapangan Sumur Minyak Tua Blora Dikunjungi Menteri ESDM
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, turun langsung melihat penambangan di sumur minyak tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Kamis 17 Juli 2025 siang.
Di titik Sumur L204 Lapangan Ledok Kecamatan Sambong, Bahlil berdialog dengan perwakilan penambang sumur minyak tua.
Bersama rombongan dari Pertamina dan SKK Migas, Menteri Bahlil diperlihatkan proses pengangkatan minyak dari perut bumi menggunakan timba yang digerakkan dengan mesin.
"Ini baru namanya hilirisasi minyak ala UMKM," kata Bahlil usai menyaksikan minyak mentah bercampur menyembur dari timba hingga mengalir ke penampungan.
Untuk diketahui, Sumur minyak tua di Lapangan Ledok, telah sah untuk dikelola Badan Usaha Milik Daeah (BUMD) Blora, PT. Blora Patra Energi (BPE) bersama masyarakat, setelah mengantongi izin dari Kementerian ESDM.
Sementara itu, penandatanganan kesepakatan penerimaan minyak mentah dari sumur tua, telah dilakukan pada 8 Juli 2025 antara Pertamina EP dengan BUMD Blora di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
Menurut Direktur Utama PT. BPE, Giri Nurbaskoro, di lapangan Ledok terdapat 196 titik sumur tua. Lokasinya berada dalam satu kawasan sumur aktif Pertamina EP.
"Namun dalam operasi sumur tua tidak mengganggu aktivitas produksi sumur minyak milik Pertamina," kata Giri.
Giri menambahkan, PT. BPE telah mengantongi izin pengelolaan sumur tua di wilayah Kabupaten Blora pada 3 Juli 2025.
"Sekarang bisa berproduksi, tapi belum bisa kirim ke Pertamina. Karena masih ada tahapan yang harus dilakukan, termasik mengurus Surat Izin Masuk Lokasi," tambah Giri.
Advertisement